Liqaa — Service Level Agreement (SLA) v1
Status: Draft v1 · 2026-06-10 Owner: developer@kinetikum.co.id · Pak Budi (sponsor) Legal review needed: Yes — Starfindo lawyer (Indonesia) Publication target: liqaa.id/legal/sla (bilingual ID + EN)
⚠️ INTERNAL DRAFT — bukan final. Komitmen di sini menggantung Liqaa secara legal kalau dipublish. Wajib review Pak Budi + lawyer sebelum dipublikasikan.
A. Posisi strategis
SLA bukan dokumen formalitas — ini commercial lever yang mengirim sinyal kelas ke prospek. Tanpa SLA, paid customer menebak. Dengan SLA, mereka punya angka untuk membandingkan dengan Tidio/Intercom/Freshchat.
Risiko over-promise: Liqaa berjalan di single Melati box (6GB RAM, single-region). Realistic uptime ceiling sekarang 99.5% (3.6 jam downtime/bulan). Mengiklankan 99.9% berarti credit-out tiap bulan ada outage > 43 menit — beresiko reputasi + financial.
Rekomendasi: publish 99.5% untuk semua tier paid sekarang, naikkan ke 99.9% Bisnis+/Enterprise hanya setelah HA infrastructure (multi-region atau hot-standby) dijalankan.
B. SLA ladder (untuk publish)
| Tier | Uptime | Response time (p95) | Support response | Service credit |
|---|---|---|---|---|
| Free | best-effort | best-effort | community forum | — |
| Starter (Rp 299k/bln) | 99.5% | 5 detik | email <24 jam kerja | 10% kredit per 24 jam down |
| Pro (Rp 999k/bln) | 99.5% | 3 detik | email <4 jam kerja | 25% kredit per 24 jam down |
| Bisnis (custom) | 99.9% | 2 detik | chat <1 jam kerja | 50% kredit per jam down |
| Enterprise Embed (Rp 25jt+) | 99.95% | negotiable | dedicated CSM, 24/7 phone | negotiable |
Definisi kunci:
- Uptime =
(total menit dalam bulan − menit downtime) / total menit × 100% - Downtime = api.liqaa.id
/healthmengembalikan non-200 atau timeout > 30 detik selama ≥ 3 menit berturut-turut - Response time = waktu dari widget submit pesan sampai AI reply pertama terkirim (tidak termasuk human-agent reply)
- Bulan kalender Gregorian (1-31)
- Service credit = kredit pemakaian bulan berikutnya, bukan refund tunai
Excluded dari downtime calculation:
- Scheduled maintenance (max 4 jam/bulan, diumumkan ≥ 48 jam sebelumnya)
- Force majeure (bencana alam, perang, internet provider outage tidak di bawah kendali Liqaa)
- Customer-caused (salah config widget, domain expired, sandbox abuse trigger)
- DDoS attack di luar threshold absorption Cloudflare/Coolify
- Third-party outage di luar kendali Liqaa (AWS region full down, Anthropic API down)
C. SLA dokumen final (template, perlu draft pasal demi pasal)
Pasal 1 — Definisi
- "Layanan" = platform Liqaa yang diakses melalui liqaa.id, member.liqaa.id, api.liqaa.id, dan widget yang di-embed pada situs Pelanggan
- "Pelanggan" = entitas hukum yang telah menandatangani Order Form dan membayar biaya berlangganan
- "Liqaa" = PT Kinetikum Indo Solusi, yang berdomisili di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
- "Uptime" = sebagaimana didefinisikan di §B
- "Downtime" = sebagaimana didefinisikan di §B
- "Maintenance Window" = jangka waktu pemeliharaan terjadwal sebagaimana dimaksud di §D
- "Service Credit" = potongan biaya berlangganan sebagaimana ditetapkan di §G
Pasal 2 — Service Commitment
Liqaa berkomitmen menyediakan Layanan dengan Uptime Bulanan sebagaimana tercantum dalam paket berlangganan yang dipilih Pelanggan. Tabel SLA ladder (§B) merupakan bagian tidak terpisahkan dari Perjanjian.
Pasal 3 — Exclusion
Periode berikut TIDAK dihitung sebagai Downtime:
- Maintenance Window yang diumumkan ≥ 48 jam sebelumnya (max 4 jam/bulan)
- Force majeure
- Kerusakan akibat tindakan Pelanggan
- Outage penyedia hulu di luar kendali Liqaa
- Test/Diagnostic atas permintaan Pelanggan
Pasal 4 — Calculation Method
Uptime dihitung per bulan kalender Gregorian dengan rumus:
`` Uptime% = ((TotalMenitBulan − MenitDowntime) / TotalMenitBulan) × 100 ``
Pengukuran berdasarkan log internal Liqaa pada endpoint api.liqaa.id/health yang dijalankan setiap 60 detik. Pelanggan dapat meminta export log atas downtime spesifik.
Pasal 5 — Service Credit
Jika Uptime aktual < komitmen SLA, Pelanggan berhak atas Service Credit sesuai tabel:
| Tier | <99.5% (Starter/Pro) | <99% | <98% | <95% |
|---|---|---|---|---|
| Starter | 10% | 25% | 50% | 100% |
| Pro | 25% | 50% | 75% | 100% |
| Bisnis | 50% per jam down beyond SLA | — | — | 100% |
Service Credit:
- Diberikan otomatis pada invoice bulan berikutnya tanpa perlu klaim manual
- Maksimum 100% dari biaya berlangganan bulan terkait
- Bukan refund tunai dalam bentuk apapun — hanya Extra Service Complementary
- Tidak akumulatif lintas bulan
- Pelanggan dapat memilih bentuk kompensasi: (a) perpanjangan masa berlangganan, (b) tambah quota conversation/AI calls, (c) persona custom upgrade (untuk Pro+), atau (d) priority support tier upgrade selama 1 bulan
Pasal 6 — Reporting & Claim
Liqaa menerbitkan SLA report bulanan untuk Pelanggan tier Pro+ via email pada hari ke-5 bulan berikutnya. Jika tidak menerima report, Pelanggan dapat klaim manual maksimum 30 hari setelah akhir bulan.
Pasal 7 — Termination
Apabila Liqaa gagal memenuhi SLA selama 3 bulan beruntun, Pelanggan berhak:
- Membatalkan langganan tanpa penalti, dan
- Extra Service Complementary sebagai bentuk kompensasi: perpanjangan masa berlangganan setara dengan sisa periode prabayar yang belum digunakan, ATAU penambahan quota/persona custom dengan nilai setara.
No-refund policy (Pak Budi 2026-06-13): Liqaa tidak memberikan refund tunai dalam kondisi apapun. Sebagai gantinya, Pelanggan berhak atas Extra Service Complementary (perpanjangan masa, tambah quota, atau persona custom) — dirinci di dokumen LIQAA-SERVICE-COMPLEMENTARY.md.
D. Maintenance Window
Standard:
- Hari: Minggu dini hari
- Jam: 02:00 - 06:00 WIB (UTC+7)
- Max: 4 jam/bulan
- Notifikasi: ≥ 48 jam sebelum via email + status banner di member.liqaa.id
Emergency:
- Critical security patch: tanpa notifikasi (komitmen restore < 30 menit)
- Customer-impacting bug: notifikasi 2 jam sebelumnya jika memungkinkan
E. Status reporting
Publik (status.liqaa.id):
- Real-time uptime per komponen (Web, API, Widget, AI)
- Insiden terkini + ETA resolution
- Historical incident log
Pelanggan-spesifik (member.liqaa.id/panel/sla):
- SLA report bulanan
- Custom report per widget/domain
- Incident affecting this account
F. Catatan implementasi (internal)
Sebelum publish SLA, pastikan ada:
- Monitoring 24/7 otomatis (
/healthcheck tiap 60s, alert ke Pak Budi via Telegram) - Status page di status.liqaa.id (incident page mirror)
- Incident response runbook di master/sdlc/runbooks
- Backup + restore drill quarterly (Pak Budi can restore Liqaa DB in <30 min)
- CloudFlare DDoS protection minimum L3/L4 (ada di Coolify proxy default)
- Hot-standby untuk klaim 99.9% (Pak Budi need bicara dengan Jagoan untuk dual-server)
Tanpa #1-4 minimum, SLA hanya kertas — beresiko false promise → litigation.
G. Open question untuk Pak Budi
- Publish kapan? Saran: setelah customer Pro pertama (Tirta sukses → minggu depan) — pakai mereka sebagai signal "kami berkomitmen"
- Service credit otomatis atau manual? Saran: otomatis untuk reduce friction
- Refund tunai diizinkan kapan? Saran: hanya pada termination per Pasal 7, bukan per-month
- Status page sekarang atau nanti? Saran: sekarang — easy build dengan Statping/Uptime Kuma open-source
- 24/7 monitoring siapa? Tim 5 orang tidak realistic. Saran: PagerDuty/OpsGenie alerting → Pak Budi only on critical (P0/P1)